Pages

Ads 468x60px

Labels

Featured Posts

Senin, Mei 20, 2013

dunia di dalam dunia

akhirnya ada alam bawah sadar yang mengumpat lalu kembali muncul ke permukaan
suatu pagi hiruk pikuk limbung menyeruap menyusup di suatu celah
mana pun
dan pada akhirnya menemukan sudut tak bernafas lama

kemungkinan fase kematian berbulan-bulan lamanya tengah menimpa,
 rupanya
virus kerusakan mimpi dan jalan

kembali menjambangi paru-paru dan pusat detak kehidupan
awalnya penuh tenaga untuk memompa
pernafasan dari nol begitu payah
susahnya
itu cerita.

suatu ketika, tersampaikan pada kicauan burung di luar sana
di tengah terik mulai mengeliat membakar
bakarlah
bara yang membara
sesuatu misteri yang liku hanyalah sebuah ilusi pengantar dan waktu adalah kereta


di suatu titik. di mana pun. tulisan menjadi masinis.

Selasa, Maret 26, 2013

speechles

Maret

entah kata apa yang bisa tersampaikan
begitu liku
begitu jatuh
bangun
terhempas dan berlalu

angin seolah menggulung serupa beliung
meliuk-liuk
menertawakan.

sakit.
sekujur tubuh.
seisi-isinya.

seharusnya bisa bahagia di bulan ini
tapi tidak bisa tersenyum.

Senin, Januari 28, 2013

apa yang tertinggal












dikatakan menunggu. tapi tak sebenarnya mutlak menunggu.
rentang waktu tak sekedar diam. 
tapi melakukan banyak hal.
 bertemu banyak hal. 
kemudian meninggalkan dan ditinggalkan oleh banyak hal.

seperti angin ia akan silih dan berganti
datang dan pergi
memuji menyukai,

dan waktu
ia merubah
dari semacam peristiwaperistiwa
musim ke musim
penghantar koreksi
antara bertahan
meninggalkan atau ditinggalkan

lalu,,, musim di kutub utara yang tak kunjung ubah
udara semakin dingin menyerupai gumpalan-gumpalan air mengeras
ia menjelma serupa kaki seribu yang melingkar-lingkar
gigil.
rindu dekapan
mengingati,,

dalam memorinya, ia membuka-buka pintupintu dinding kalbu
manakah pintu yang masih bagus dan cacat terusak dimakan koreksi dan perilaku ntah
ditimbangnya; frekuensi mana baik. mana buruk. mana pegorbanan. dan makna mengasihasihi.


semua bukan persoal datang dan pergi.
bukan persoal meninggalkan dan ditinggalkan
tetapi apa yang tertinggal
di sini.
 

.hati.

Selasa, Januari 15, 2013

Oksigen Air


Oksigen Air


Seandainya ada ruang di antara kesalahpahaman tak terisi dengan ego, dan membiarkan terlebih dahulu alasan dan maksud berbicara pasti banyak kata damai pada diri sendiri,
 pada rasa amarah
dan pada kesalahpahaman.


Embun takperlu warna untuk membuat seseorang jatuh cinta pada dedaunan di pagi hari.
ia begitu natural dan alami tampak sebelum matahari mengeliat dari peraduannya. 
Perjalanan sakralnya ia terlahir setiap hari.
Tak butuh warna apapun untuk melahirkan cinta yang jatuh. 
Karna sama ia akan terlahir secara alamiah tanpa dibuat-buat. 
Jadi tak perlu alasan yang perlu dijawab kenapa seseorang bisa benar-benar jatuh cinta pada apapun. 
Apa pun.

Minggu, Desember 23, 2012

Selasa, Desember 18, 2012

berlarian

dibilik, seorang wanita terpasung oleh basah
dan terjerembab genagan mataair dari sumber yang ntah,
semua kawannya mencari celah bagaimana agar ia bisa keluar
atau dengan cara apa biar air itu merembas dan mengaliri setiap ruas jalan gar mengegenang
dan dalam terkikis asat

kemudian kakikaki berlarian
bercipratan,
......
seorang lelaki itu menengadah dengan melentangkan tangannya dibawah derasnya hujan
seolah merasakan pahit ia berteriak tertahan
"apa yang kamu tahan dibawah derasnya hujan, tumpahkan saja, ia akan samar terlihat seiring hujan turun"
seorang wanita yang baru terbebas mendekati,
lelaki itu menoleh terheran, dan merunduk
"aku capek"
"aku juga"
"aku mau pulang"
"aku juga iya"
"aku pergi"
"aku juga akan pergi"
...

Jumat, Desember 14, 2012

:)

mempelajari banyak hal itu menyenangkan ya,
kadang kita menemukan titik terang dari segala kesulitan yang kita hadapi tanpa oranglain tau

entah..

Kamis, Desember 13, 2012

"aku pikir" . . .



kemunafikan di dunia yang tak terbatas
bebas tanpa ada batasan tuk segala isinya bergerak dan beringin
keberadaan segala sesuatunya menjadi seperti parasitisme yang mengancam 
menyebarkan virus tuk melumpuhkan organ-organ yang lain
menyelamatkan satu titik dengan mematikan titik lain
menjadikan hal lain yang menjadi lain
lainnya ia, dan ia, serta ia,

semakian detik berdentum ia semakin jelas dan kabur
antara iya dan mengiyakan
antara kasih dan mengasihani
semua menjadi kabur [samar]

aku pikir malam ini begitu gelap karna benar-benar mendung
dan aku pikir nanti akan terang karna hujan benar-benar urung 
matahari barat
matahari timur

......

malam, 15.12.2012
Semarang

begitu tipis dan takdimengerti

tanpa tersadari kebahagian itu melewati kita,
dan kita hanya berdiri termangu tanpa menyadari ia telah lewat

kemudian waktu mengajari kita untuk pulang,
mengartikan jejakjejak yang tlah terlewati,
menuntun kepulangan yang tak pasti harus berpulang
pada siapa,

apa yang diinginkan, dan apa yang sebenarnya dibutuhkan
begitu samar
keduanya begitu tipis,

Senin, November 26, 2012

Begitulah manusia selalu dikepung dengan tanda

kesendirian tak seharusnya terpuruk kan,
jika kita bisa lebih menikmati dengan hati yang lapang tentunya,

ya seperti itulah yang aku rasakan sekarang ini,
rerumitnya sebuah hubungan, antara kemauan interpersonal yang berbeda,
kesalahpahaman,
persoal yang begitu pelik untuk dimngerti
tetapi mempunyai tanda yang meminta untuk dimaknai

begitulah manusia selalu dikepung dengan tanda,

banyak hal yang aku rasa kini,
antara simbol dan tanda yang kerap terselip-selip dalam likuan jalan
dalam tiap lelikuan perasaan,
semuanya tanda yang harus aku maknai,
yang harus siap aku artikan seperti apa,
jika aku ini maka itu
jika itu maka harus begini
begitu seterusnya dan berimbas berbalik

bukanlah karma,
tetapi filsafah tanaman yang kita tanam,

Rabu, November 07, 2012

hujan takkunjung berhenti

hujan tak kunjung berhenti..

turunan titik
koma,
pada suatu cakap itu
menimbulkan tanda tanya dan menghasilkan tanda seru
menyeru meluruhkan gemuruh

ketika menatap kedua bola mata hitam coklat
masih terisyaratkan hujan yang urung berhenti

lalu tanda tanya itu menyerukan
luruhkanlah jika harus luruh
dan serukanlah

angin pun berhenti
membiar turunan hujan semakin gemuruh

Senin, November 05, 2012

inspiration

hari ini aku mendapat sesuatu yang berharga lagi dari dosen itu
hobi membacanya begitu menggugah naluriku tuk terus giat membaca dan berkarya
entah dengan cara apa beliau membius
setiap ceritanya mampu menarikku tanpa negoisasi
setiap kata-kata mutiara terucap begitu saja
bersumber darimana saja
tak pernah membedakan agama
ia begitu suka islam meski ia kristen

menjadikanmati

resapilah setiap nada yang kau dengar, maka kau akan merasakan sedalam apa getaran yang ditimbulkan
rasukilah ke dalam, sampai kau selami ke dasar dan menemukan setiap titik tepi
sudut
ruang

bangunan itu tak serupa,
berdinding ukuran yang berbeda....
yang setiap waktu mengalami evolusi lambat
lambat yang menjadikan mati
dan terlambat.
sedikit saja kau benar-benar memahami
perubahan itu akan terang...

#bisikan

menjadikanmati

resapilah setiap nada yang kau dengar, maka kau akan merasakan sedalam apa getaran yang ditimbulkan
rasukilah ke dalam, sampai kau selami ke dasar dan menemukan setiap titik tepi
sudut
ruang

bangunan itu tak serupa,
berdinding ukuran yang berbeda....
yang setiap waktu mengalami evolusi lambat
lambat yang menjadikan mati
dan terlambat.
sedikit saja kau benar-benar memahami
perubahan itu akan terang...

#bisikan

Hujan sore ini begitu miris

sore ini hujan mengguyur begitu derasnya
gelapnya menelan senja yang kemerahan
bagaimana ku bakar memori-memori itu, jika di luar sana hujan terus mengguyur

ku coba membakarnya dalam kamar
agar orang tak melihat
tak bertanya

tapi terlalu banyak memori itu ada
aku takut seisinya dapat terbakar

lalu dengan cara apa aku harus menghapusnya
apa aku kubur dalam rumah?

lantai dasar yang terlapis keramik ini begitu tebal untuk kugali...


biarlah sejenak diam...